EMERGENCY
08112822319
CUSTOMER SERVICE
0811-8550-060

+628112822319

0811-8550-060
Hamil Kembar 26 Minggu, Perut Mulas Seperti Ingin BAB, Apakah Normal?
06 Oktober 2026   Admin

Memasuki usia kehamilan 26 minggu dengan kehamilan kembar, perubahan pada tubuh ibu biasanya semakin terasa. Perut yang semakin besar dapat membuat ibu lebih mudah merasa penuh, tidak nyaman, atau mengalami tekanan di bagian bawah perut.

Salah satu keluhan yang mungkin muncul adalah rasa mulas seperti ingin buang air besar atau BAB, meskipun tidak ada tinja yang keluar. Kondisi ini dapat disebabkan oleh beberapa hal, mulai dari sembelit hingga tekanan rahim yang semakin besar. Namun, pada kehamilan 26 minggu, keluhan tersebut juga perlu diperhatikan karena dapat menyerupai tanda awal persalinan prematur.

Mengapa Perut Bisa Terasa Mulas Seperti Ingin BAB?

Semakin besar usia kehamilan, rahim akan memberikan tekanan lebih besar pada organ di sekitarnya, termasuk usus dan area panggul. Pada kehamilan kembar, ukuran rahim dapat berkembang lebih cepat sehingga tekanan pada bagian bawah perut juga dapat terasa lebih kuat.

Sembelit juga cukup sering terjadi selama kehamilan. Perubahan hormon, kurang bergerak, kurang minum, atau kurangnya asupan serat dapat membuat BAB menjadi lebih sulit. Kondisi tersebut dapat menimbulkan rasa penuh, kembung, dan keinginan untuk BAB.

Selain itu, kontraksi rahim juga dapat menyebabkan perut terasa kencang atau mulas. Kontraksi yang tidak teratur dan tidak semakin kuat terkadang dapat terjadi selama kehamilan. Namun, pada usia kehamilan 26 minggu, ibu tetap perlu lebih waspada apabila rasa mulas muncul berulang atau semakin kuat.

Apakah Rasa Ingin BAB pada Kehamilan 26 Minggu Berbahaya?

Tidak semua rasa mulas atau ingin BAB berarti tanda persalinan prematur. Namun, keluhan yang terasa seperti tekanan pada panggul, kram perut, atau rasa ingin mengejan dapat menjadi salah satu tanda yang perlu diperiksa, terutama jika muncul berulang dan disertai perut yang sering mengencang.

Kehamilan 26 minggu masih termasuk kehamilan yang belum cukup bulan. Pada kehamilan kembar, pemantauan juga membutuhkan perhatian lebih karena risiko persalinan prematur lebih tinggi dibandingkan kehamilan tunggal.

Karena itu, ibu sebaiknya tidak mencoba memastikan penyebab keluhan hanya berdasarkan sensasi yang dirasakan. Pemeriksaan oleh dokter atau bidan diperlukan untuk mengetahui kondisi sebenarnya.

Apa yang Bisa Dilakukan Jika Keluhan Masih Ringan?

Jika rasa tidak nyaman hanya sesekali, tidak semakin kuat, dan tidak disertai tanda bahaya, ibu dapat mencoba beristirahat dan memperhatikan perubahan keluhan.

Pastikan kebutuhan cairan tercukupi dan konsumsi makanan yang mengandung serat, seperti sayuran, buah, dan sumber serat lainnya. Jika mengalami sembelit, hindari mengejan terlalu kuat ketika BAB.

Ibu juga dapat beristirahat dengan posisi yang nyaman. Namun, langkah-langkah tersebut bukan pengganti pemeriksaan medis apabila keluhan terus muncul atau semakin berat.

Waspadai Tanda Persalinan Prematur

Pada usia kehamilan 26 minggu, rasa mulas yang muncul berulang perlu mendapatkan perhatian. Segera hubungi dokter atau datang ke fasilitas kesehatan apabila mengalami salah satu kondisi berikut:

  • Perut terasa kencang atau berkontraksi secara berulang dan teratur.

  • Rasa mulas atau kram semakin kuat atau tidak kunjung mereda.

  • Muncul tekanan kuat di area panggul seperti ingin mengejan atau BAB.

  • Keluar cairan dari vagina yang dicurigai sebagai air ketuban.

  • Keluar lendir atau darah dari vagina.

  • Mengalami nyeri punggung bagian bawah yang tidak biasa.

  • Gerakan janin terasa berkurang dari biasanya.

Jangan menunggu sampai semua tanda tersebut muncul. Jika ibu merasa ada sesuatu yang berbeda dari kondisi biasanya, segera konsultasikan dengan dokter atau bidan.

Mengapa Kehamilan Kembar Perlu Dipantau Lebih Dekat?

Kehamilan kembar membutuhkan pemantauan yang lebih rutin karena ibu mengandung dua janin sekaligus. Dokter perlu memantau pertumbuhan dan perkembangan masing-masing janin, kondisi ibu, serta berbagai kemungkinan komplikasi selama kehamilan.

Pemeriksaan kehamilan dan USG sesuai jadwal membantu tenaga kesehatan mendapatkan gambaran mengenai kondisi ibu dan kedua janin. Hasil pemeriksaan juga dapat menjadi dasar untuk menentukan apakah keluhan yang dirasakan masih dapat dipantau atau membutuhkan penanganan lebih lanjut.

Jangan Mengabaikan Keluhan pada Kehamilan

Rasa mulas seperti ingin BAB pada usia kehamilan 26 minggu dapat disebabkan oleh kondisi yang relatif ringan, seperti sembelit atau tekanan rahim yang semakin besar. Namun, keluhan tersebut juga dapat menyerupai tanda persalinan prematur.

Terlebih pada kehamilan kembar, ibu sebaiknya lebih peka terhadap perubahan yang terjadi pada tubuh. Jika rasa mulas muncul berulang, disertai perut yang sering mengencang, tekanan panggul, perdarahan, keluar cairan dari vagina, atau perubahan gerakan janin, segera dapatkan pemeriksaan medis.

Kehamilan setiap ibu memiliki kondisi yang berbeda. Karena itu, jangan hanya mengandalkan pengalaman orang lain untuk menentukan apakah suatu keluhan normal atau tidak. Lebih baik melakukan pemeriksaan lebih awal agar kondisi ibu dan kedua janin dapat segera dinilai oleh tenaga kesehatan.