logo

.

Login Form




Penyakit Kaki Tangan Mulut (KTM) PDF
Written by Administrator   
Monday, 05 May 2014 09:30

Anak Anda menderita demam? disertai adanya luka-luka di mulut atau bercak-bercak merah di telapak tangan/kaki? Bisa jadi anak Anda terkena flu singapura. Disebut flu singapura karena pernah merebak di Singapura pada pertengahan tahun 2000. Disebut juga Penyakit Kaki Tangan Mulut (KTM) atau di dunia kedokteran dikenal dengan Hand, Foot and Mouth Disease (HFMD). Penyakit KTM adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus RNA yang biasanya terjadi pada bayi dan anak-anak. Virus ini terdiri dari berbagai macam virus yang tercakup dalam golongan Genus Enterovirus. Penyebab yang paling umum disebabkan oleh coxsackie virus A16. Sedangkan yang sering memerlukan perawatan atau ada komplikasi adalah Enterovirus (EV 71).

Sering terjadi pada musim panas dan awal musim gugur. Merupakan penyakit umum atau biasa terjadi pada kelompok masyarakat yang tinggal di lingkungan padat. Penyakit ini dapat menyerang anak-anak usia 2 minggu sampai 5 tahun (bahkan hingga usia 10-14 tahun).

Penularan melalui kontak langsung dengan droplet/lendir dari hidung dan tenggorokan, ludah, cairan muntah penderita, cairan dari kulit yang lepuh, atau fekal-oral melalui kotoran/tinja dari orang yang terinfeksi (yang kemungkinan asimtomatik/pembawa penyakit atau terinfeksi tetapi tidak mengalami gejala). Penularan tidak langsung melalui barang, handuk, baju, peralatan makan dan mainan yang terkontaminasi oleh sekret tersebut. Penyakit ini menular selama dalam tahap akut dan mungkin lebih lama, biang virus dapat menetap selama beberapa minggu. Masa inkubasi 2-7 hari.

Penyakit ini mempunyai imunitas spesifik, namun anak dapat terkena KTM lagi oleh virus strain Enterovirus lainnya.

 Gejala-gejala utama dari Penyakit KTM adalah :

  • demam
  • luka-luka di mulut
  • bercak-bercak merah yang melepuh
  • biasanya diawali dengan demam 2-3 hari
  • berkurangnya nafsu makan
  • rasa tidak enak badan
  • dan radang tenggorokan

 

Satu atau dua hari kemudian, muncul luka seperti sariawan (biasanya terdapat pada lidah, gusi dan di bagian dalam pipi) terasa nyeri sehingga sukar untuk menelan. Bersamaan dengan itu muncul ruam dalam 1-2 hari menjadi bercak merah yang tidak gatal biasanya ditemukan pada telapak tangan dan telapak kaki, kadang juga ada di pantat. Penyakit ini membaik sendiri dalam 7-10 hari.


Waspadai gejala dan tanda bahaya, diantaranya adalah :

  • Suhu lebih dari 39o celcius
  • Demam tidak turun-turu
  • Denyut jantung cepa
  • Sesak napas
  • Tidak mau makan, muntah atau diare sehingga kekurangan cairan/dehidrasi
  • Lemah dan kesadaran menurun
  • Nyeri pada leher, lengan dan kaki

Apabila ditemukan tanda bahaya tersebut pasiennya sebaiknya dirawat di rumah sakit.

 

 

Penanganan

Tidak ada pengobatan khusus yang tersedia untuk penyakit Tangan, Kaki dan Mulut. Pengobatan hanya simtomatik untuk meredakan gejala demam, nyeri atau sakit dari luka vesikel dan istirahat cukup. Cairan cukup untuk dehidrasi karena sulit minurn dan karena demam. Penyakit ini sembuh sendiri. Biasanya akan membaik dalam 7-10 hari bila tidak ada komplikasi. Tanda-tandanya yaitu demam, bercak-bercak merah dan luka bernanah mereda secara spontan dalam satu minggu.

 

Pencegahan

Menjaga kebersihan hygiene dan sanitasi dengan memperhatikan kebersihan dan kesehatan perorangan dan lingkungan misalnya mereka yang menyentuh cairan pasien harus segera mencuci tangan, desinfeksi peralatan makanan, minuman, mainan, handuk yang memungkinkan terkontaminasi, menutup mulut dan hidung pada waktu batuk atau bersin, dan menghindari kontak dekat dengan pasien Penyakit Tangan Kaki dan Mulut. Selain itu resiko terkena infeksi dapat diturunkan dengan kebersihan lingkungan yang baik, termasuk membersihkan permukaan yang terkontaminasi dan barang-barang kotor, dan menjaga ventilasi udara yang bagus dibdalam ruangan. Anak-anak yang terkena Penyakit Tangan Kaki dan Mulut sebaiknya tidak pergi ke sekolah atau kegiatan group, sampai demam mereda, luka mengering dan mengelupas. Langkah ini dapat membantu mengurangi penularan infeksi diantara anak-anak. Penyakit ini belum dapat dicegah dengan vaksin (imunisasi).

 

Oleh : dr. Novi Yunita, Sp. A

Untuk informasi lebih lanjut silahkan menghubungi :

Customer Service RS Happy Land:       0274-550060 / 0274-550062

 
bottom

Happy Land Medical Centre 2009 Allright reserved | Admin | Contact us | Sitemap | Design by petakumpet and epinline Language:
OFFICE Jl. Ipda Tut Harsono No 53 Timoho, Yogyakarta
Telp. 0274-550060, 550058 Fax. 0274-550061 E-mail : mkthlmc@yahoo.com


Site Meter